Friday, April 8, 2022
Fwd: Asah
---------- Forwarded message ---------
Dari: redaksi pena <redaksipena001@gmail.com>
Date: Jum, 8 Apr 2022 20.33
Subject: Asah
To: <jakartawan.secretwords@blogger.com>
Dari: redaksi pena <redaksipena001@gmail.com>
Date: Jum, 8 Apr 2022 20.33
Subject: Asah
To: <jakartawan.secretwords@blogger.com>
Tes1
Tuesday, November 19, 2019
PELAJAR IKUTI PRAKTEK SHOLAT
Aceh Singkil - Anak-anak yang rajin shalat dan tertib ibadah menjadi harapan setiap orangtua. Hal tersebut menjadi perhatian serius SD Blok IV Baru, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil.
Selain peserta didik di ajarkan membaca Alquran ayat - ayat pendek, Belajar sholat lima waktu, dan sholat Jenazah.
"Peserta didik diajarkan bacaan dan gerakan shalat Lima waktu, dan Sholat Jenazah, kemudian praktek," Ujarnya Yuliana, Kepala sekolah SDN Blok IV.
Lebih lanjut kata dia, peserta didik juga ditargetkan mampu membiasakan melaksanakan shalat di rumah dan di mana saja mereka berada. Selain itu, makna dan hikmah melaksanakan shalat juga disampaikan kepada peserta didik.
"Apa maksud dan tujuan melaksanakan shalat, serta hikmahnya juga di sampaikan kepada peserta didik agar generasi zaman sekarang ini semakin tertib dalam ibadahnya,"Katanya
Kami mengenalkan shalat kepada peserta didik sejak awal dan berharap mereka bisa mempraktikkannya saat di luar sekolah, dan berharap tumbuh karakter yang mulia di hati mereka.
Menurut Yuliana, kebiasaan praktek sholat kepada siswa 420 itu di lakukan setiap hari jumat
WIRAUSAHAWAN DILATIH KEMBANGKAN SAYAP

Singkil - Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) Aceh, melaksanakan kegiatan pengembangan usaha bagi wirausaha mikro kecil strategis. Kegitan berlangsung di Hotel Alvia, Pulau Sarok, Singkil, Minggu 17 November 2019.
Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dari Dinas Disperindagkop dan UKM Aceh Singkil, Asmsardin mengatakan, sebanyak 20 pelaku usah mikro kecil strategis hadir dan mengikuti kegiatan.
“Sebanyak 20 peserta yang hadir kita undang telah kita verifikasi. Mereka rata-rata pelaku usaha mikro kecil strategis,” kata Asmardin.
Nantinya, pelaku usaha ini akan diberikan fasilitas untuk pengembangan usaha dalam bentuk perlengkapan dan peralatan apabila sesuai dengan juknis dari provinsi.
“Pihak provinsi akan memberikan bantuan kepada pelaku usaha yang layak dikembangkan, kelayakan pengembangan usaha nantinya dinilai oleh tim dari provinsi, kita dari kabupaten sebagai ke panitiaan untuk berjalanya kegiatan ini,” katanya.
Ia menambahkan, tujuan kegiatan ini adalah untuk mencari pelaku usaha mikro kecil strategis di kabupaten atau kota Provinsi Aceh. Nantinya dengan adanya perhatian ini akan dilakukan promosi produk lebih baik lagi melalui ajang pameran dalam daerah dan luar daerah.
“Diharapkan dengan kegiatan ini ada muncul pelaku usaha di Aceh Singkil yang naik kelas, karena itu program pemeritah pusat sebagai mana kedepan UMKM dari ultra menjadi mikro, mikro menjadi kecil, kecil menjadi besar,” tuturnya.
WARGA BINAAN DAPAT PENDIDIKAN KESETARAN
Warga binaan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB, Aceh Singkil, perdana mendapatkan pendidikan belajar mengajar melalui program pendidikan kesetaraan PKBM Al-Azhar Singkil.Kabid Pendidikan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil, Bay Suminggara, mengatakan program pendidikan kesetaraan yang dilaksanakan bertujuan supaya warga binaan yang sempat tertunda pendidikan dapat mengikuti pembelajaran kembali dan memperoleh ijazah kelak.
“Ijazah ini akan menjadi bekal mereka nantinya setelah mereka keluar, dengan harapan agar siswa binaan bisa melanjutkan mimpi – mimpi mereka seperti apa yang mereka harapkan di masa depan,” tuturnya.
Di tahap awal ini, warga binaan diberikan pendidikan kesetaraan, lalu nanti jika sudah sukses di tahap awal warga binaan ini akan diberikan pendidikan wirausaha supaya nantinya mereka dapat berwiraswasta setelah keluar dari tahanan.
Ada 48 orang warga binaan menerima sebuah pelayanan pendidikan kesetaraan paket A, B dan C dari PKBM AL – Azhar dibawah pembinaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Singkil.
Disamping itu, Pengelola PKBM Al-Azhar Singkil, Maya Seroja mengatakan, kriteria siswa yang mendapat pelayanan pendidikan kesetaraan paket A, B dan C adalah warga binaan yang sempat tertunda pendidikannya baik putus SD, putus SMP dan putus SMA.
Pelayanan yang akan diberikan oleh lembaga tersebut adalah, memberikan pendidikan kepada seluruh warga binaan yang masuk dalam sasaran program yang sudah ditentukan.
“Kita memberikan penyuluhan tentang pendidikan moral dan agama kepada siswa setiap sebulan sekali, mereka juga mengikuti ujian semester UNBK dan USBN,” katanya.
Pendidikan dan pelayanan gratis kepada warga binaan yang terdaftar sebagai peserta tenaga didik dalam program pendidikan kesetaraan PKBM Al-Azhar Singkil.
“Jadi tidak ada istilah bahasanya seseorang tidak bisa sekolah karena tidak ada biaya, kita tidak pungut biaya sama sekali yang tertunda pendidikannya bisa memperoleh pendidikan alternatif di PKBM AL-Azhar, melalui sekolah nonformal, kami siap menerima seseorang yang ingin belajar,” ujarnya.
Segala peralatan yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran disiapkan oleh lembaga tersebut hingga guru pendamping untuk mendampingi selama proses pembelajaran berlangsung.
Sementara itu, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Aceh Singkil, Azwir mengucapkan terimakasih kepada Dinas Pendidikan Aceh Singkil karena telah mengadakan pendidikan bagi kesetaraan bagi warga binaan di Rumah Tahanan Singkil.
FacebookTwitterWhatsAppTelegramLineEmailShare
KUA-PPAS RAPBK DITUNDA

Aceh Singkil – Penandatanganan nota kesepakatan bersama antara pemerintah dengan DPRK Aceh Singkil tentang Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Rancangan APBK Aceh Singkil tahun 2020 ditunda.
Hal tersebut dikarenakan Wakil Bupati Aceh Singkil Sazali mendadak menghilang saat rapat paripurna berlangsung. “Tidak ada informasi kenapa pak Sazali pulang. Menurut saya pak wabup mungkin lagi kurang sehat badan,” kata Ketua DPRK Aceh Singkil, Hasanuddin Aritonang, Kamis 14 November 2019.
Paripurna penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Pemkab Aceh Singkil dengan DPRK Aceh Singkil tentang KUA dan PPAS R-APBK tahun anggaran 2020 diskors sementara dan direncanakan dilanjut pada Jumat 15 November 2019 besok.
“Akan kita coba komunikasi lagi dengan Bupati Dulmusrid dan Wakil Bupati Sazali agar mereka ikut menandatangi nota kesepakatan ini besok,” ujar Hasanuddin.
Sebelumnya, Juru bicara Badan Anggaran (Banggar) Yulihardin, telah menyampaikan laporan pembahasan Banggar terhadap hasil pembahasan rancangan KUA dan PPAS R-APBK Aceh Singkil tahun 2020
GP ANSOR GELAR DIKLAT

Aceh Singkil – Pengurung Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Aceh Singkil menggelar Diklat Terpadu Dasar (DTD) angkatan I di Pondok Pasantren Darul Hasanah Syeh Abdurrauf Singkil, Desa Kilangan, Kecamatan Singkil, mulai tanggal 15 – 17 November 2019.
Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk kaderisasi formal yang dilakukan oleh GP Ansor Aceh Singkil. Selain itu juga sebagai sarana pemahaman dan penguatan ideologi Ahlussunnah wal Jamaah An Nahdliyah.
“Pengkaderan ini merupakan bukti dan komitmen pemuda-pemuda Nahdhatul Ulama di Aceh Singkil untuk terus memperkokoh Ahlussunnah wal Jamaah dan pelopor kebangkitan Badan Otonom (Banom) Nahdhatul Ulama di Aceh Singkil,” kata Ketua PC GP Ansor Aceh Singkil Mufkirul dalam keterangan tertulisnya, Minggu 17 November 2019.
Sementara itu, Pengurus Wilayah GP Ansor Aceh Azwar A Gani mengatakan, Aceh Singkil sebagai wilayah perbatasan merupakan pintu gerbang silang antar kebudayaan dan peradaban. Oleh karena itu, GP Ansor wajib mencurahkan segenap kemampuan untuk terus menyeimbangi kondisi sosial tersebut.
“Kami harus memperkuat toleransi di Aceh Singkil untuk memperkokoh persatuan. GP Ansor harus memberi kontribusi nyata bagi kemajuan gerak peradaban di Aceh Singkil,” kata Pengurus Wilayah GP Ansor Aceh Azwar A Gani.
Pengkaderan DTD Angkatan I Tahun 2019 tersebut diikuti oleh 50 orang kader dari berbagai latar belakang profesi.
Ketua Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama Aceh Singkil Ustaz H. Roesman Hasmi mengapresiasi terobosan GP Ansor Aceh Singkil yang mampu merekrut peserta peremppuan yang nantinya akan di tempatkan di Detasemen Wanita Ansor Serbaguna (Denwatser).
“Ini merupakan terobosan baru GP Ansor yang dapat merekrut peserta perempuan. Nantinya mereka akan ditempatkan di Denwatser untuk membantu gerak-gerak kerja organisasi ke depan,” kata Ustaz Roesman Hasmi.
